Skip to content
  • Publikasi
  • Pendaftaran
  • Hubungi Kami
  • Abstract Submission

Semnas Arshan 2026

UPN "Veteran" Jawa Timur

  • Publikasi
  • Pendaftaran
  • Hubungi Kami
  • Abstract Submission
Days
Hours
Mins
Seconds
ARSHAN 2025
Kamis, 10 Juli 2025
Email
arshan@upnjatim.ac.id
Contact Person
0819-4491-4994 (Dian) & 0838-3228-4736 (Lusy)
GEDUNG GKB 1, UPN "VETERAN' JAWA TIMUR
OFFLINE

Tentang Arshan

Latar Belakang
Tema Seminar
Sub Tema Seminar
Publikasi

Latar Belakang

Perubahan iklim telah menjadi ancaman global yang berdampak signifikan pada lingkungan binaan. Konsekuensi dari perubahan iklim saat ini antara lain, kekeringan hebat, kelangkaan air, kebakaran hebat, naiknya permukaan laut, banjir, pencairan es kutub, badai dahsyat dan penurunan keanekaragaman hayati. Data IPCC (2023) menunjukkan bahwa permukaan air laut di dunia mengalami kenaikan sebesar 20 cm setiap tahunnya. Sementara di Indonesia, ada hampir 200 kota/kabupaten pesisir berisiko terdampak kenaikan muka air laut. Fenomena ini menuntut pendekatan arsitektur yang tidak hanya responsif, tetapi juga adaptif, mampu berdinamika dengan perubahan lingkungan tanpa mengorbankan keberlanjutan ekologis dan sosial.

Arsitektur adaptif muncul sebagai solusi inovatif yang menggabungkan prinsip desain fleksibel, teknologi cerdas, dan material berkelanjutan untuk menciptakan lingkungan binaan yang tanggap iklim. Namun, implementasinya masih terhambat oleh kurangnya kolaborasi multidisiplin, minimnya regulasi pendukung, dan kesenjangan pengetahuan antara konsep teoritis dengan praktik di lapangan. Di sisi lain, kearifan lokal—seperti desain vernakular berbasis ekosistem—sering terabaikan, padahal menyimpan potensi besar untuk diintegrasikan dengan teknologi modern.

Seminar Nasional Arsitektur Pertahanan 2025 “Arsitektur Adaptif Mewujudkan Lingkung Bina Tanggap Iklim” hadir sebagai wadah diskusi untuk menjawab tantangan tersebut. Melalui pendekatan holistik, seminar ini bertujuan mengeksplorasi bagaimana arsitektur adaptif dapat menjadi dasar dalam merancang bangunan, lingkung bina, kota dan permukiman yang tanggap terhadap perubahan iklim.

Tema Seminar

“Resiliensi Arsitektur: Mitigasi hingga Pemulihan Pasca Bencana”

Tema ini diharapkan dapat terbangun pemahaman bersama, pengembangan inovasi, serta penguatan peran arsitektur dalam menciptakan lingkungan binaan yang aman, adaptif, dan berkelanjutan.

Sub Tema Seminar

Tema Seminar Nasional Arsitektur Pertahanan (Arshan) 2026 ini adalah ”SEMINAR NASIONAL ARSITEKTUR PERTAHANAN 2025 “ARSITEKTUR ADAPTIF MEWUJUDKAN LINGKUNG BINA TANGGAP IKLIM”, yang mencakup sub tema sebagai berikut:

1. Arsitektur Mitigasi Bencana dan Adaptasi Iklim

Sub tema ini fokus pada pendekatan desain dan teknologi yang mengurangi dampak negatif bangunan terhadap lingkungan. Diskusi akan mencakup inovasi seperti sistem energi terbarukan (panel surya, turbin angin), material konstruksi rendah karbon, dan teknologi cerdas (IoT, sensor iklim) yang memungkinkan bangunan beradaptasi secara dinamis dengan perubahan iklim.

2. Local Wisdom dalam mitigasi Bencana

Sub tema ini membahas perencanaan kota yang mampu beradaptasi dengan tantangan iklim, seperti banjir, kekeringan, dan kenaikan suhu. Fokusnya meliputi konsep tata kota berbasis ekosistem, seperti ruang terbuka hijau multifungsi, sistem drainase berkelanjutan, dan zonasi kawasan yang meminimalkan risiko bencana. Diskusi juga akan mengeksplorasi bagaimana integrasi transportasi ramah lingkungan, kawasan pedestrian, dan ruang publik dapat menciptakan kota yang lebih tangguh dan layak huni.

3. Arsitektur Tanggap Darurat dan Ruang Adaptif

Sub tema ini mengangkat nilai-nilai arsitektur tradisional yang telah terbukti tanggap iklim, seperti rumah panggung anti-banjir, atap tinggi untuk sirkulasi udara, atau penggunaan material lokal yang ramah lingkungan. Diskusi akan mengeksplorasi bagaimana kearifan lokal dapat diadaptasi dan diintegrasikan dengan teknologi modern untuk menciptakan solusi arsitektur yang berkelanjutan dan relevan dengan konteks lokal.

4. Rekonstruksi Pasca Bencana dan Build Back Better

Sub tema ini membahas bagaimana desain arsitektur dan perencanaan kota dapat mengurangi kerentanan terhadap bencana iklim, seperti banjir, gempa, atau badai. Fokusnya meliputi strategi mitigasi risiko melalui desain struktural yang tahan bencana, sistem peringatan dini terintegrasi, dan pendekatan berbasis komunitas untuk meningkatkan kesiapsiagaan. Diskusi juga akan mengeksplorasi bagaimana data iklim dan pemetaan risiko dapat diintegrasikan ke dalam proses desain.

5. Resiliensi Sosial dan Arsitektur Berbasis Komunitas;

Sub tema ini menekankan pentingnya kolaborasi antara arsitek, ilmuwan, pemerintah, dan masyarakat dalam menciptakan solusi tanggap iklim. Diskusi akan mencakup peran kebijakan publik dalam mendorong praktik arsitektur berkelanjutan, seperti insentif untuk bangunan hijau, regulasi penggunaan material ramah lingkungan, dan integrasi sains iklim dalam perencanaan kota. Sub tema ini juga akan membahas bagaimana sinergi multidisiplin dapat menghasilkan inovasi yang lebih aplikatif dan berdampak luas.

6. Inovasi Material, Teknologi, dan Sistem Bangunan Resilien;

Sub tema ini menekankan pentingnya kolaborasi antara arsitek, ilmuwan, pemerintah, dan masyarakat dalam menciptakan solusi tanggap iklim. Diskusi akan mencakup peran kebijakan publik dalam mendorong praktik arsitektur berkelanjutan, seperti insentif untuk bangunan hijau, regulasi penggunaan material ramah lingkungan, dan integrasi sains iklim dalam perencanaan kota. Sub tema ini juga akan membahas bagaimana sinergi multidisiplin dapat menghasilkan inovasi yang lebih aplikatif dan berdampak luas.

Publikasi

Artikel yang dipresentasikan di Seminar Nasional Arsitektur Pertahanan 2025 akan dipublikasikan pada prosiding online Art Design and Built Environment (ADBE) Conference Series. Artikel terpilih akan dipublikasikan pada jurnal terakreditasi Sinta rekanan Semnas Arshan 2024 dengan mengikuti ketentuan jurnal yang dipilih.

Border: Jurnal Arsitektur (Sinta 3)

LINTAS RUANG: Jurnal Pengetahuan dan Perancangan Desain Interior (Sinta 4)

Rachana Interior (Jurnal Nasional)

ADBE Conference Proceeding

Improtant Dates

Abstract Submission

15 Maret – 15 Mei 2026

Full Paper Submission

16 Juni – 8 Juli 2026

Conference Day

10 Juli 2026

Full Paper Submission

Full Paper Submission (10 Juni 2025)
Days
Hours
Mins
Seconds
Full Paper Submission Full Paper Template

Keynote Speakers

Prof. Noor Cholis Idham, Ph.D., IAI

Guru Besar dan Ketua Departemen Arsitektur Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta dengan minat pada keselamatan bangunan, arsitektur tropis, dan arsitektur vernakular. Beliau aktif menulis buku dan publikasi tentang keselamatan dan struktur bangunan, kenyamanan tropis, arsitektur Islam, sekaligus berkarya sebagai arsitek profesional dan pemenang berbagai kompetisi desain nasional.

Ir. Dono Prasojo, ST.

Seorang Project Manager dari PT. PP (Persero) Tbk

Ir. Eva Elviana, M.T.

Staff Pengajar di Prodi Arsitektur sekaligus Wakil Dekan 1 di Fakultas Arsitektur dan Desain di UPN “Veteran” Jawa Timur dengan fokus penelitian yang diminati adalah desain perkotaan dan arsitektur konservasi.

screen1

https://womenvotesmartpac.com/

gudanggacor

macau18

Tanggal Penting

    • Pengumpulan Abstrak: 15 Maret-15 Mei 2026
    • Pengumpulan Full Paper: 16 Juni – 8 Juli 2026
    • Seminar Nasional & Presentasi: 10 Juli 2026

Hubungi Kami

Narahubung

  • 085707638048 (Yusrin)
  • 085778789659 (Annissa)

Senin-Jum’at 08.00-16.00 WIB

Alamat

Program Studi Arsitektur

Gedung Fakultas Arsitektur dan Desain

Jalan Raya Rungkut Madya, Gunung Anyar, Surabaya – 60294

 e-mail

arshan@upnjatim.ac.id

© All right reserved

Event Star by Acme Themes

Event Booking

[contact-form-7 id=”98″ title=”Contact form 1″]